PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
PsikofarmakologiPsikologi Kesehatan

antihistamin non-sedatif

nonsedating antihistamine

Ringkasan Singkat

Antihistamin non-sedatif adalah jenis obat alergi yang dirancang untuk tidak menyebabkan rasa kantuk karena kemampuannya yang terbatas untuk menembus sawar darah otak.

Antihistamin non-sedatif (nonsedating antihistamine) adalah kelas obat yang menghambat aksi histamin tanpa menimbulkan efek sedasi atau kantuk yang signifikan, yang sering terjadi pada antihistamin generasi pertama. Obat-obatan ini, seperti cetirizine atau loratadine, memiliki molekul yang lebih besar atau sifat kimia yang membuat mereka sulit untuk menembus sawar darah otak (blood-brain barrier).

Dalam psikologi kesehatan, obat-obatan ini lebih disukai karena tidak mengganggu fungsi kognitif, kewaspadaan, atau kinerja psikomotorik pasien di siang hari. Hal ini memungkinkan individu untuk tetap produktif dan aman saat menjalankan aktivitas seperti mengemudi atau bekerja sambil tetap mengobati gejala alergi mereka.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • APA Dictionary of Psychology
  • Stahl, S. M. (2013). Stahl's Essential Psychopharmacology.
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback